Thursday, 1 January 2015

4 Awan Yang Paling Ditakuti Pilot

Agen Bola Terpercaya - Tragedi AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya–Singapura yang jatuh pada hari Minggu (28/12)  kemaren menyisakan duka yang mendalam bagi banyak orang. Hingga kini pesawat AirAsia QZ8501 yang membawa 155 penumpang dan 7 kru tersebut,  hanya baru ditemukan 7 korban penumpang pesawat tersebut. Serpihan pesawat AirAsia QZ8501 yang berserakan,  ditemukan Basarnas di Selat Karimata, Pangkalan Bun.

Saat ini cuaca buruk diperkirakan menjadi penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Pakar penerbangan Indonesia mendakwa bahwa pesawat AirAsia QZ8501 jatuh setelah melewati awan Cumolonimbus. Berikut 4 awan yang harus diwaspadai dan berbahaya bagi pesawat yang sedang terbang, diantaranya:

Awan Lenticular

Bentuk awan ini seperti UFO dan biasanya berada di atas puncak gunung. Awan ini terbentuk karena aliran listrik udara yang melewati penghalang, misalnya pegunungan yang menyebabkan terjadinya pusaran yang membentuk awan Lenticular. Umumnya para pilot memilih untuk menghindarinya, karena beresiko dapat menyebabkan turbulensi yang kuat.

Licensed by First Cagayan Resort and Leisure
Awan Virga

Virga adalah hujan yang tidak sampai jatuh ke bumi karena keburu menguap di atmosfer. Fenomena atmosfer ini sangatlah berbahaya, karena dapat membuat temperatur udara menjadi turun drastis dan menghasilkan turbulensi yang tidak biasa pada pesawat sehingga pesawat akan jatuh bahkan rusak saat di udara.

Licensed by First Cagayan Resort and Leisure
Awan Mammatus

Awan ini jarang ada di Indonesia, namun bagi pilot harus waspada untuk penerbangan jarak jauh ke luar negeri. Selain membuat turbulensi pada pesawat, awan ini juga akan menjadi petanda datangnya cuaca buruk dan badai jika kelihatan.

Licensed by First Cagayan Resort and Leisure
Awan Comulonimbus

Inilah awan yang menjadi biang kerok hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 pada hari Minggu pagi (28/12). Awan ini memiliki bentuk yang menjulang tinggi, tebal dan vertikal.  Akan muncul jika ada badai petir dan cuaca ektrem yang terjadi di bumi. Comulonimbus terbentuk sebagai hasil dari ketidakstabilan atmosfer. Secara umum awan Comulonimbus terdiri dari tetes-tetes air pada bagian bawah awan dan tetes-tetes salju atau kristal-kristal es pada bagian atas awan. Awan ini dapat menciptakan petir melalui jantung awan. Awan ini juga merupakan satu-satunya awan yang dapat menghasilkan muatan listrik Tornado alias puting beliung dapat terbentuk hanya melalui awan ini.

Licensed by First Cagayan Resort and Leisure


No comments:

Post a Comment